PHUBBING SEBAGAI KRISIS KEHADIRAN SOSIAL DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL SANTRI DAN ORANG TUA PERSPEKTIF DISONANSI KOGNITIF
Abstract
Perkembangan teknologi komunikasi digital telah mengubah pola komunikasi interpersonal, termasuk relasi antara santri dan orang tua di lingkungan pondok pesantren. Fenomena phubbing, yaitu perilaku mengabaikan lawan bicara karena lebih memilih fokus pada telepon genggam, berpotensi memunculkan krisis kehadiran sosial (social presence crisis) pada momen kunjungan orang tua yang semestinya menjadi ruang pemulihan kedekatan emosional antara santri dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana phubbing memunculkan krisis kehadiran sosial dalam komunikasi interpersonal santri dan orang tua di Pondok Pesantren Ngalah, mengkaji pengalaman kedua pihak terhadap dampak phubbing, serta menganalisis disonansi kognitif yang dialami santri ketika melakukan phubbing. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretatif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap sebelas informan yang terdiri atas pengurus asrama, santri, dan wali santri, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi pesantren memberi pengecualian tanpa batasan waktu penggunaan telepon genggam pada momen kunjungan, sehingga membuka ruang bagi santri untuk mengabaikan orang tua yang datang. Kehadiran fisik santri tidak selalu diikuti oleh kehadiran psikologis dan emosional, yang pada beberapa kasus berkembang menjadi perubahan pola komunikasi anak dalam jangka panjang. Fenomena ini turut menimbulkan disonansi kognitif pada santri, yang direduksi melalui dua strategi utama, yaitu rasionalisasi dan perubahan perilaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa regulasi pesantren perlu diperjelas dengan batasan waktu penggunaan telepon genggam saat kunjungan, disertai edukasi adab digital, agar momen kunjungan tetap bermakna sebagai ruang pemulihan komunikasi interpersonal antara santri dan orang tua.
Kata-kata Kunci: phubbing; kehadiran sosial; komunikasi interpersonal; disonansi kognitif; pondok pesantrenFull Text:
Link DownloadReferences
Al-Saggaf, Y., & O'Donnell, S. B. (2019). Phubbing: Perceptions, reasons behind, predictors, and impacts. Human Behavior and Emerging Technologies, 1(2), 132–140.
Alamianti, D., & Rachaju, R. D. K. (2021). Realitas phone snubbing pada pergaulan remaja. Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 209–220.
Chotpitayasunondh, V., & Douglas, K. M. (2018). The effects of “phubbing” on social interaction. Journal of Applied Social Psychology, 48(6), 304–316.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
DataReportal. (2024). Digital 2024: Indonesia. https://datareportal.com/reports/digital-2024-indonesia
Festinger, L. (1957). A theory of cognitive dissonance. Stanford University Press.
GoodStats. (2024). Simak perkembangan pemilik telepon seluler RI berdasarkan kelompok umur. https://goodstats.id
GoodStats. (2025). Tinjauan dan prediksi jumlah pengguna ponsel pintar di Indonesia. https://goodstats.id
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2023). Laporan kondisi anak dan keluarga Indonesia 2023. KPPPA.
Kriyantono, R. (2022). Teknik praktis riset komunikasi: Kualitatif dan kuantitatif (Edisi kedua). Prenadamedia Group (Kencana).
Lowenthal, P. R. (2020). Social presence. In Handbook of research on emerging design, development, and dissemination of virtual courses. IGI Global.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Nurhabibah, A., & Putri, S. A. R. (2024). Pengaruh intensitas phubbing terhadap kualitas komunikasi interpersonal santri di PPTQ Al Hidayah. Qaulan: Journal of Islamic Communication, 5(1), 1–13.
Sitorus, H. J., & Irwansyah. (2024). Fenomena phubbing: Peran teknologi komunikasi dalam perubahan interaksi sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Sosial (JKOMDIS), 4(1), 193–203. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i1.1580
Zulkarnain, Sadikin, M., & Rochman, A. (2025). Phubbing in social interaction: A phenomenological study on the urban young generation in Pontianak. International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS), 7(2), 957–962.
DOI: http://dx.doi.org/10.35671/aguna.v7i2.3447
Refbacks
- There are currently no refbacks.