ANALISIS KOMUNIKASI PERSUASIF PETUGAS LAPANGAN KELUARGA BERENCANA DALAM PENCEGAHAN PERNIKAHAN ANAK

Cahya Ayuda Melati, Chatia Hastasari2

Abstract


Pernikahan anak masih menjadi permasalahan sosial yang memerlukan penanganan serius di Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, yang memiliki angka dispensasi nikah yang cukup tinggi. Kondisi tersebut mendorong Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) melaksanakan Program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai risiko serta dampak pernikahan anak. Dalam pelaksanaannya, PLKB berperan sebagai komunikator yang menyampaikan pesan-pesan persuasif kepada remaja agar mampu mempertahankan usia perkawinan hingga mencapai usia ideal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi komunikasi persuasif yang dilakukan PLKB Kecamatan Kandat serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan sosialisasi Program PUP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, berlandaskan teori komunikasi persuasif Sumirat dan Suryana (2014) serta Teori Retorika Aristoteles. Informan penelitian terdiri atas Ketua PLKB sebagai komunikator utama dan dua siswa SMA sebagai audiens yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber serta dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLKB telah mengimplementasikan tujuh unsur komunikasi persuasif, dengan lima unsur berjalan secara optimal, sedangkan unsur pesan persuasif dan saluran komunikasi belum sepenuhnya efektif. Selain itu, penelitian menemukan tiga hambatan komunikasi, yaitu hambatan mekanis, psikologis, dan semantik, dengan hambatan semantik menjadi hambatan yang paling dominan karena penggunaan bahasa yang kurang sesuai dengan karakteristik audiens sehingga mempengaruhi pemahaman dan penerimaan pesan selama kegiatan sosialisasi.

Kata kunci : Hambatan Komunikasi, Komunikasi Persuasif, Pernikahan Anak, PLKB


Full Text:

Link Download

References


Aisyah, M. (2022). Ethos, Pathos, Logos, dan Komunikasi Publik: A Systematic Literature Review. Jurnal Darma Agung. Universitas Indonesia, Jakarta.

Aw, S., Aman, Hastasari, C., & Laksana, N. Y. (2024). Metode Penelitian Komunikasi: Dasar-Dasar Metodologi dan Aplikasinya dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. UNY Press.

BKKBN. (2017). Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) Mewujudkan Keluarga Sejahtera. Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta. Diakses dari https://dki.kemenag.go.id

BKKBN D.I. Yogyakarta. (2020). Profil BKKBN. Diakses dari https://bkkbndiy.id/sejarah-kemendukbangga-bkkbn/

BKKBN. (2022). Tugas dan Fungsi Petugas Lapangan Keluarga Berencana. Jakarta: BKKBN.

Bettinghaus, E. P. (1973). Persuasive Communication. Holt, Rinehart dan Winston.

Blake, R. H., & Haroldsen, E. O. (1979). A Taxonomy of Concepts in Communication. Hasting House.

Cangara, H. (2014). Pengantar Ilmu Komunikasi. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

DeVito, J. A. (2006). The Interpersonal Communication Book. Allyn & Bacon.

Effendy, O. U. (2003). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. PT Remaja Rosdakarya, Bandung.

Effendy, O. U. (2009). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. PT Remaja Rosdakarya, Bandung.

Ermawati, E., Imanda, A., & Asnawati. (2018). Peran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu dalam Pelatihan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Jurnal Professional FIS UNIVED.

Fan, S., & Koski, A. (2022). The health consequences of child marriage: A systematic review of the evidence. BMC Public Health. https://doi.org/10.1186/s12889-022-12707-x

Harefa, L. D., Ketaren, S. O., Tarigan, F. L., & Nababan, D. (2025). Studi kualitatif pernikahan usia dini di kalangan remaja, eksplorasi faktor, harapan dan dampaknya: Studi kasus di Kecamatan Lahewa. Haga Journal of Public Health (HJPH).

Hendri, E. (2019). Komunikasi Persuasif: Pendekatan dan Strategi. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Herrick, J. A. (2017). The History and Theory of Rhetoric: An Introduction. Routledge.

Indirani, D. A., Yuliatin, Alqadri, B., & Atsar, A. (2025). Faktor Penyebab dan Dampak Terjadinya Pernikahan Usia Anak di Dusun Ekas Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Journal Inovasi Pendidikan IPS, Universitas Mataram.

Kennedy, J. E., & Soemanagara, R. D. (2009). Marketing Communication: Taktik dan Strategi. BIP.

Kontu, F., & Pesak, S. (2024). Strategi Komunikasi Politik dalam Pemenangan Prabowo-Gibran pada Pemilu Presiden 2024. Societas: Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial.

Kriyantono, R. (2020). Teknik Praktis Riset Komunikasi Kuantitatif dan Kualitatif. Kencana, Jakarta.

Kriyantono, R. (2022). Teknik Praktis Riset Komunikasi Kuantitatif dan Kualitatif. Kencana, Jakarta.

Larson, C. U. (2007). Persuasion: Reception and Responsibility. Thomson/Wadsworth.

Petty, R. E., & Cacioppo, J. T. (1986). Communication and Persuasion: Central and Peripheral Routes to Attitude Change. Springer-Verlag, New York.

Rakhmat, J. (2012). Psikologi Komunikasi. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Retnowulandari, W., Wangga, M. S. E., Notoprayitno, M. I., & Ahmad, N. (2024). The Prevalence of Child Marriage: Comparative Study of Indonesia and Other South Asian States. Jambura Law Review. https://doi.org/10.33756/jlr.v6i2.27877

Sarifuddin, A., & Suranto. (2023). Strategi Komunikasi Persuasif Ditbinmas Polda D.I. Yogyakarta dalam Menanggulangi Kejahatan Jalanan di Yogyakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi.

Simon, H. A. (1976). Administrative Behavior: A Study of Decision-Making Processes in Administrative Organization. Free Press, New York.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Alfabeta, Bandung.

Sumirat, S., & Suryana, A. (2014). Komunikasi Persuasif. Universitas Terbuka, Banten.

Tan, A. S. (1981). Mass Communication: Theories and Research. Grid Publishing.




DOI: http://dx.doi.org/10.35671/aguna.v7i2.3446

Refbacks

  • There are currently no refbacks.