STRATEGI KOMUNIKASI PARTISIPATIF SUKARELAWAN PADA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PERKAMPUNGAN SOSIAL PINGIT YOGYAKARTA

Theresia Verani Peregrina, Chatia Hastasari

Abstract


Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi relawan partisipatif dalam program pemberdayaan masyarakat di Perkampungan Sosial Pingit (PSP), Yogyakarta, sebuah entitas pelayanan sosial berbasis komunitas yang telah bertahan hampir enam dekade tanpa ditopang struktur program formal maupun pendanaan tetap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal instrumental. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur mendalam terhadap enam narasumber yang meliputi sukarelawan, frater pendamping, dan warga dampingan, dilengkapi observasi nonpartisipan serta studi dokumen pada akun Instagram @pingit_berbagi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, sedangkan analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Kerangka teori yang digunakan adalah teori komunikasi partisipatif Servaes (2002) dan model lingkaran perencanaan komunikasi Cangara (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi sukarelawan PSP secara konsisten memenuhi empat indikator komunikasi partisipatif, yaitu heteroglasia yang diwujudkan melalui penyesuaian peran komunikator terhadap keberagaman komunitas; dialogis yang dibangun melalui kehadiran proaktif dan rutin sebagai fondasi kepercayaan; poliponi yang terwujud dalam musyawarah mingguan yang mengakomodasi berbagai suara tanpa menyeragamkannya; dan karnaval yang menciptakan ruang partisipasi informal dan menyenangkan bagi anak-anak maupun warga dewasa. Selain itu, ditemukan bahwa keempat indikator tersebut ditopang oleh kerangka pedagogi Ignatian, yaitu persiapan, aksi, dan evaluasi/refleksi, yang secara struktural selaras dengan keenam tahap model lingkaran perencanaan komunikasi Cangara, dengan evaluasi formatif mingguan sebagai penggerak utama keinginan siklus komunikasi partisipatif tersebut.

Kata Kunci: Komunikasi partisipatif; pedagogi Ignatian; pemberdayaan masyarakat; Perkampungan Sosial Pingit; berpartisipasi.

Full Text:

Link Download

References


Cangara, H. (2014). Perencanaan dan strategi komunikasi. RajaGrafindo Persada.

Coombs, H. (2022). Penelitian studi kasus: Tunggal atau beberapa [White paper]. Southern Utah University.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry & research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). SAGE.

Effendy, O. U. (2009). Ilmu komunikasi: Teori dan praktek (Cetakan ke-22). PT Remaja Rosdakarya.

Herdiansyah, H. (2015). Wawancara, observasi, dan focus groups: Sebagai instrumen penggalian data kualitatif. PT RajaGrafindo Persada.

Kriyantono, R. (2014). Teknik praktis riset komunikasi. PT Fajar Interpratama Mandiri.

Kurnia, D. (2024). Analisis komunikasi partisipatif dalam penanganan bullying pada remaja oleh Gerakan Cerdas Komunikasi Indonesia Kabupaten Bogor [Skripsi, Universitas PTIQ Jakarta].

Moleong, L. J. (2002). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Muminah, S., & Suprajogo, T. (2025). Implementasi kebijakan pembangunan daerah melalui pendekatan bottom-up. Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 8(4), 1485-1495.

Muslim, A. (2017). Analisis kegagalan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat dalam membangun kemandirian masyarakat miskin. Jurnal Penyuluhan, 13(1), 79-87. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v13i1.14524

Ntou, M. R., Rahim, E. I., & Tome, A. H. (2025). Transformasi partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa atas penyusunan RPJMDes di Desa Mutiara Kabupaten Boalemo. Yudhistira: Jurnal Yurisprudensi, Hukum dan Peradilan, 3(1), 66.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). SAGE.

Sari, R., Rohmah, A. N., & Nurliah. (2024). Komunikasi partisipatif Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dalam pengembangan ekowisata Desa Wisata Pela. eJournal Ilmu Komunikasi, 12(2).

Satriani, I., Muljono, P., & Lumintang, R. W. E. (2022). Komunikasi partisipatif pada program Pos Pemberdayaan Keluarga. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 9(2). https://doi.org/10.46937/20202240185

Servaes, J. (2002). Communication for development: One world, multiple cultures (2nd ed.). Hampton Press.

Servaes, J., & Malikhao, P. (2005). Participatory communication: The new paradigm? In O. Hemer & T. Tufte (Eds.), Media and glocal change. CLACSO.

Setiawan, H. D., & Setiawan, B. (2024). Strategi komunikasi pembangunan Andromeda Learning Center dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat di Yogyakarta. Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(2), 99.

Suharto, E. (2005). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. PT Refika Aditama.

Widodo, J. (2012). Urban kampung in Yogyakarta: Community resilience in urban transformation. Journal of Urban and Regional Studies on Contemporary India, 1(1), 45-58. https://doi.org/10.24517/jurci.1.1_45.




DOI: http://dx.doi.org/10.35671/aguna.v7i2.3443

Refbacks

  • There are currently no refbacks.