Komunikasi Intrapersonal sebagai Bentuk Resiliensi Diri Atlet Pencak Silat dalam Mengelola Kecemasan Pra-Pertandingan

Putri Aulia, Siti Zulzilah, Bella Amalia, Widiastiana Vista Wijaya

Abstract


ABSTRAK

 

Kecemasan pra-pertandingan merupakan kondisi yang umum dialami atlet pencak silat dan berpotensi memengaruhi fokus, motivasi, serta kesiapan mental dalam menghadapi kompetisi. Dalam situasi tersebut, atlet tidak hanya mengandalkan komunikasi eksternal dengan pelatih atau lingkungan, tetapi juga mengaktifkan komunikasi intrapersonal sebagai proses internal untuk menata pikiran, emosi, dan kesiapan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi intrapersonal sebagai bentuk resiliensi diri atlet pencak silat dalam mengelola kecemasan pra-pertandingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis. Subjek penelitian adalah atlet pencak silat Perguruan Pencak Silat Mustika Bagawat pada kategori usia pra-remaja dan remaja. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi intrapersonal berperan strategis dalam membantu atlet mengelola dialog batin, menata emosi, menjaga fokus, serta mempertahankan motivasi menjelang pertandingan. Ditinjau melalui Self-Determination Theory, komunikasi intrapersonal berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan kemandirian, kompetensi, dan keterhubungan yang memperkuat resiliensi diri atlet dalam menghadapi tekanan pra-pertandingan.

 

Kata-kata Kunci: komunikasi intrapersonal, Self-Determination Theory, resiliensi diri, kecemasan pra-pertandingan, atlet pencak silat

Full Text:

Link Download

References


Fahrurrozi, F., Salabi, M., & Makadada, A. (2023). Tingkat Kecemasan Atlet Pencak Silat Ipsi Lombok Tengah. Gelora: Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram, 10(2), 165-173.

GoodStats. (2023). Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS): Persentase masalah kesehatan mental remaja Indonesia. GoodStats Indonesia.

Hariyanto, D. (2021). Buku ajar pengantar ilmu komunikasi. Umsida Press, 1-119.

Putri, N. I. A., Ratri, P. M., Aliefa, A., Wulandari, A., Souroya, R., &

Pratama, A. (2025, July). Kecemasan Performa dan Dinamika Pemaknaan Mental Imagery: Studi Fenomenologis pada Atlet Taekwondo Muda. In Prosiding Seminar Psikologi (PROSEPSI) (Vol. 2, No. 2, pp. 1-7).

Mahardianto, G., Duryatmo, S., & Cahyaningrum, Q. N. (2024). KOMUNIKASI INTERPERSONAL PELATIH DAN ATLET PENCAK SILAT KABUPATEN BOGOR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PADA PORDA JAWA BARAT. Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana, 30(2), 136-140.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Muslim, A. A., Syarifoeddin, E. W., & Susilawati, I. (2022). Study Profil Mood Atlet Pencak Silat Pada Kejuaraan Mataram Cup Tahun 2022. Journal of Mandalika Literature, 3(3), 167-174.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2017). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. Guilford Press.

Sholihah, I., & Pudjijuniarto, P. (2021). Komunikasi interpersonal pelatih terhadap motivasi berprestasi atlet. Jurnal Kesehatan Olahraga, 9(1), 95-104.

Trisaputra, M. A., Lestari, H., & Fajar, M. (2022). Strategi Pelatih Dalam Mengatasi Kecemasan Menjelang Pertandingan Sepakbola SMA Negeri 1 Sekayu. JOLMA, 2(2), 86-102.




DOI: http://dx.doi.org/10.35671/aguna.v7i1.3287

Refbacks

  • There are currently no refbacks.