Cup Sleeve Event Sebagai bentuk Hedonisme Baru Penggemar K-Pop

Anisa Nur Andina, Siti Barokah, Tegar Nur Satriawan

Abstract


Cup sleeve adalah sebuah acara yang digelar di kafe biasanya untuk merayakan ulang tahun, hari jadi atau sebuah pencapaian grup atau anggota grup K-Pop. Selama ini studi tentang hedonisme pada penggemar K-Pop hanya didasarkan pada pembelian album, merchandise atau menonton konser saja sementara saat ini tren cup sleeve seolah menjadi primadona baru di kalangan para penggemar K-Pop. Acara cup sleeve menawarkan tidak hanya keceriaan berkumpul bersama teman-teman yang berasal dari fandom yang sama namun juga hedonisme di dalamnya. Proses hedonisme disini dimulai dengan mendaftar pada acara yang biasanya membayar sejumlah uang untuk mendapatkan cup sleeve dengan wajah idola dan sejumlah merchandise. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat proses hedonisme yang terjadi saat penggemar K-Pop berkumpul dalam acara cup sleeve. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian ini adalah penggemar grup K-Pop Seventeen di Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cup sleeve event menjadi tren terbaru konsumsi hedonis untuk penggemar K-Pop.


Keywords


cup sleeve; K-Pop; hedonisme

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Arikunto, Suharsimi. (2009). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Chin, Bertha & Morimoto, L. H. (2013). Towards a theory of transcultural fandom. Journal of Audience & Reception Studies 10 (1). 92-108.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (1994). Handbook of Qualitative Research. Thousand Oaks, CA: SAGE.

Hills, Matt (2002). Fan Cultures. London: Routledge

Holbrook, M. B., & Hirschman, E. C (1982). The experiental aspects of consumption: Consumer fantasies, feelings and fun. Journal of Marketing 9 (2). 132-140.

Hopkinson, G. C. & Pujari, D. (1999). A Factor Analytic Study of The Sources of Meaning in Hedonic Consumption. European Journal of Marketing Vol. 33 No. 4.

Hyejung, J. (2007). The Nature of Nationalism in the “Korean Wave”: A Framing Analysis of News Coverage about Korean Pop Culture. Conference Papers – National Communication Association.

Kim, E. M & Jiwon, R. (2007). South Korea Culture Goes Global: K-Pop and the Korean Wave. Korean Social Science Journal XXXIV No. 1.

McKechnie, L. E. F (2008). Observational Research. IN Given, L. M. (Ed). The Sage encyclopedia of qualitative research methods. London. SAGE.

Moleong, Lexy. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.

Mukhtar, P. (2013). Metode Praktis Penelitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta: GP Press Group.

Patton, M. Q. (1999). Enhancing the quality and credibility of qualitative analysis. Health Sciences Research, 34, 1189-1028.

Soysal, Levent. (1999). Projects of Culture: An Ethnographic Episode in te Life of Migrant Youth in Belin. PhD dissertation. Department of Anthropology, Harvard University.

Yang, Jonghoe. (2012). The Korean Wave (Hallyu) in East Asia: A Comparison of Chinese, Japanese and Taiwanese Audiences Who Watch Korean TV Dramas. Development and Society Vol. 41, No. 1. 103-147.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indexed by :

 

Jurnal Probisnis

ISSN 2442-4536 (Media Online) | ISSN 1979-9268 (Media Cetak)
Published by: Universitas Amikom Purwokerto
Jl. Let. Jend. POL SUMARTO Watumas, Purwonegoro - Purwokerto Telp (0281) 623321 Fax (0281) 621662
Email: probisnis@amikompurwokerto.ac.id