Pengembangan Ekowisata Desa Tanjungan Berbasis Kemitraan Produktif

Idfi Setyaningrum, A.J Tjahjoanggoro, Bonnie Soeherman

Abstract


Masyarakat sebagai komponen utama dalam pembangunan mempunyai peranan penting dalam menunjang pembangunan daerah yang ditujukan untuk mengembangkan potensi lokal yang bersumber dari alam, sosial budaya ataupun ekonomi masyarakat. UU No 9 Tahun 1990 tentang Kepariwisataan menyatakan bahwa masyarakat memiliki kesempatan yang sama dan seluas-luasnya untuk berperan serta dalam penyelenggaraan kepariwisataan. Peran serta masyarakat dalam memelihara sumber daya alam dan budaya yang dimiliki merupakan andil yang besar dan berpotensi menjadi daya tarik wisata. Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini dimplementasikan di Ekowisata Tanjungan Desa Tanjungan Kabupaten Mojokerto. Tujuan dari program ini adalah menentukan strategi daya tarik wisatawan di Ekowisata Tanjungan, pengembangan tata kelola desa wisata, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang layanan pariwisata yang masih rendah, pengembangan berkelanjutan pendanaan ekowisata di masa depan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan fasilitatif. Hasil yang diperoleh adalah adanya konsep dan strategi untuk mengembangkan daya tarik wisata melalui pengelolaan ekosistem dan penggunaan sumber daya alam yang ada, terwujudnya tata kelola desa wisata yang ramah lingkungan, strategi peningkatan peran masyarakat dalam pelestarian budaya lokal serta pengembangan strategi Pendanaan Pariwisata Berkelanjutan.

Keywords


Ekowisata; Kemitraan Produktif; Desa Tanjungan

Full Text:

PDF

References


Antara, M., Wijaya, G., Windia, W., (2017). Ekowisata Subak Jatiluwih Tabanan Bali. Pelawa Sari, Bali.

Aulia, A. N., & Hakim, L. (2017). Pengembangan Potensi Ekowisata Sungai Pekalen Atas, Desa Ranu Gedang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 5(3), 156. https://doi.org/10.14710/jwl.5.3.156-167

Kemendes. (2015). Desa Mandiri Desa Membangun. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Jakarta.

Kemenkeu. (2017). Buku Pintar Dana Desa, Peraturan Peerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa., Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jakarta

Meyers, K. (2009). Ekowisata : Panduan Dasar Pelaksanaan. UNESCO Office, Jakarta

Mukaryanti, Mps., & Adinda Saraswati, S. (2005). Pesisir Berkelanjutan. Jurnal Teknik Lingkungan, 6(3), 391–396.

Nugroho, I., & Negara, P. D. (2015). Pengembangan Desa Melalui Ekowisata. (June), 281. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/293481703_Pengembangan_Desa_Melalui_Ekowisata

Ridlwan, M. A., Muchsin, S., & Hayat, H. (2017). Model Pengembangan Ekowisata dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Lokal. Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, 2(2), 141. https://doi.org/10.15294/jpi.v2i2.9933

Sambueja, Simbang, & Maros. (2018). Persepsi Masyarakat Terhadap Rencana Pembangunan Ekowisata. 14(2), 51–60.

Sandjojo, E. P. (2018). Pelaksanaan Undang-Undang Desa Berbasis Hak. In Lakpesdam PBNU. https://doi.org/10.18485/cosic_dobrica.2018.ch28

Tanjungan, (2017). Renstra desa Tanjungan. Pemerintah Desa Tanjungan Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, Mojokerto.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Ilmiah JPMM (Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat)

ISSN 2656-9000 (online) | ISSN 2656-8241 (cetak)
Published by : STMIK Amikom Purwokerto
Jl. Let. Jend. POL SUMARTO Watumas, Purwonegoro - Purwokerto Telp (0281) 623321 Fax (0281) 621662
Email: jpmm@amikompurwokerto.ac.id

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.