Pelatihan Web Informasi Spasial Sawah Untuk Mengidentifikasi Kesuburan Tanah di BPP Kecamatan Singojuruh

Ahmad Chusyairi, Diego Arif Mahardhikajaya, Hainah Wahyu Sofilia

Abstract


Kecamatan Singojuruh adalah salah satu Kecamatan dari 25 Kecamatan yang berada di Kabupaten Banyuwangi di mana memiliki 11 Desa dan 53 Dusun. Salah satu mata pencaharian penduduk di Kecamatan Singojuruh adalah petani. Pengalihan lahan sawah dari pertanian anorganik ke pertanian organik membutuhkan waktu (lama atau tidak) tergantung dengan kandungan unsur hara dan lainnya pada tanah yang berada di sawah. Identifikasi kesuburan tanah mengenai Phospat Tersedia (P2O5), Nitrogen (N), dan Bahan Organik (C-Organik) dilakukan uji pada laboratorium kimia tanah. Teknologi Informasi digunakan untuk memudahkan penyajian informasi yang salah satunya adalah web informasi secara spasial pada sawah. Pendekatan yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat dengan kualitatif. Dalam memudahkan dalam penyampaian informasi spasial sawah kepada kelompok tani yang berada di Kecamatan Singojuruh dan juga memudahkan Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi dalam mengelola web informasi spasial sawah, maka diperlukan pelatihan web informasi spasial sawah untuk mengidentifikasi kesuburan tanah di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Singojuruh yang dapat diakses pada web dengan url: https://esoilstikom.000webhostapp.com/.

Keywords


Pelatihan; Web Informasi; Spasial Sawah; Kesuburan Tanah; BPP Singojuruh

References


Abdullah, B. A. (2018). Sistem Informasi Geografis Sebaran UMKM Di Kota Cimahi. In Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia (p. 1.7-7-1.7-12). Yogyakarta: LPPM STMIK AMIKOM.

Nariratih, I., Damanik, M., & Sitanggang, G. (2013). Ketersediaan Nitrogen Pada Tiga Jenis Tanah Akibat Pemberian Tiga Bahan Organik dan Serapannya Pada Tanaman Jagung. Jurnal Online Agroekoteknologi, 1(3), 479–488.

Pribadi, A. (2016). Perancangan Aplikasi Web Informasi Spasial Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Pendidikan Di Kabupaten. In Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia (p. 1.2-13-1.2-17). Yogyakarta: LPPM STMIK AMIKOM.

Roidah, I. S. (2013). Manfaat Penggunaan Pupuk Organik Untuk Kesuburan Tanah. Jurnal Universitas Tulungagung Bonorowo, 1(1), 30–42.

Rusiyah, Widiatmoko MR. Djarot Sadharto, Y. T. (2012). Studi Pengembangan Pertanian Padi Sawah Organik Berdasarkan Kesesuaian Lahan Dan Potensi Pupuk Organik Dari Limbah Pertanian Di Kecamatan Temon Kabupaten Kulon Progo. Majalah Geografi Indonesia (MGI), 26(2), 190–203. https://doi.org/0125-1790

Supartha, I. Y., Wijaya, G., & Adnyanan, G. M. (2012). Aplikasi Jenis Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sistem Pertanian Organik. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 1(2), 98–106. https://doi.org/10.1007/s11412-014-9190-y

Suryatmojo, H., Supriyo, H., & Purnomo, S. (2014). Dampak Penerapan Sistem Silvikultur Tebang Pilih Tanam Jalur Kelestarian Pengelolaan Hutan Alam (The Impact of Selective Cutting and Strip Planting System Implementation Toward Sustainability of Soil Fertility to Support Sustainability Forest Management. Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 21(1), 50–59.

Taufiq, M., & Chusyairi, A. (2019). Web Informasi Geografis untuk Spasial Sawah dan Identifikasi Kesuburan Tanah Menggunakan Metode RAD. Teknomatika, 9(1), 13–26.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Ilmiah JPMM (Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat)

ISSN 2656-9000 (online) | ISSN 2656-8241 (cetak)
Published by : STMIK Amikom Purwokerto
Jl. Let. Jend. POL SUMARTO Watumas, Purwonegoro - Purwokerto Telp (0281) 623321 Fax (0281) 621662
Email: jpmm@amikompurwokerto.ac.id

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.